Setelah sekian lama ku jadi manusia berhati batu...datar dan tenang bagai permukaan danau yang tak bergeming tertiup angin...
Sampai suatu saat...ku kembali merasakan riak-riak dan gelombang perasaan itu...
Akh...kadang riak itu terasa demikian menenangkan...bahkan menghanyutkan..
Sehingga ku berharap bisa kembali menggerakan perahu kecilku untuk mencapai seberang nun jauh disana...
Akh ...rupanya aku bermimpi terlalu jauh...
Dan ku baru tersadar ketika terbangun di pagi hari....dan merasakan kepedihan yang sudah lama ingin kubuang jauh-jauh..
Ya...semuanya hanya mimpi, teman...
Rasa sedih itu, tetaplah menjadi teman setiaku...
Entah sampai kapan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar