Semenjak hamil, si akang punya nazar keluar kerja formal. Gue sih dengan senang hati karena itu berarti waktu dia full buat gue dan anak2.
Akhirnya jadilah si akang driver taksi online.
Di satu sisi, banyak bgt keuntungan nonmateri sehubungan si akang freelance gitu, yg pasti sih sekarang gue full antar jemput, kalo ada apa2 dia selalu siap.., dananak2 full bisa ketemu ayah nya.
Di sisi lainada satu pengorbanan 'besar' yaitu berkurangnya pemasukan bulanan secara signifikan pula, secara tau sendiri kan pemasukan tidak tetap..
Tapi selalu ada harga yang harus di bayar. Sampai saat ini, gue masih mengandalkan pinjaman dan bonus taunan buat nutupin semua.., sambil berharap semoga keadaan membaik..
Dan sekarang, setiap hari selalu ada cerita...mengenai pengalaman si akang ... kebanyakan cerita nya bikin gue 'brebes mili'..
Dari mulai ulah rider yang berasa raja, keadaan jalanan yg macet, kepenatan dan kelelahan di jalanan, sakit kepala karena kepanasan dan silau matahari.., penghasilan yang turunnaik, dan kalo lg turun kadang bisa sampai ngelus dada..
Sampai gue mikir, salahkah gue yang merestui dan setengah 'memaksa' si akang buat off kerja?
Sungguh, kalo denger cerita si akang pasti gue trenyuh dan ya itu 'brebes mili'...
Ya Tuhan, lindungi Akang ku dalam mencari rezeki mu setiap hari nya..., kuatkan dia, sehatkan dia dan berilah kami rejeki yang berkah dan mencukupi...Aminnn